Jumat, 16 Maret 2012

Masa Putih Biru

 
                                                               Karya : Dede Sulaeman
Masa SMP adlah masa-masa paling kompleks . Di SMP thu mulai dari cinta-cintaan , bandel-bandelnya , di hukum guru , sampe belajar sungguh-sungguh sebelum UAN itu menurut saya adalah masa-masa paling asyik . Yah! SMP thu masa dimana kita masih labil-labilnya . Dibilang anak-anak gak mau , dibilang dewasa juga belum.  Udah labil , unyu , galau dan eksis ! Asyyiekk !.
Nah kelebihan itu aku tuangkan dalam sebuah karya . Tentang , cinta , persahabatan , kebandelan, dan perjuangan belajar disatukan dalam sebuah karya yng berjudul   “Masa Putih Biru”.
Sebenarnya aku termasuk anak pendiam dan baik hati , tidaak sombong , suka memberi,rajin belajar,alim banget  dehh. ( jangan dipercaya hehehe....) . Tapi , ada saatnya aku bisa jail luar biasa . Aku ingat betul kejadiannya waktu di kelas . Disiang yang panas , seekor ulat gueedddee.. dengan bulu yang lebat tiba-tiba menampakkan diri di lantai kelas. Salah seorang teman cewek segera mengambil ulat itu lalu diberikan kepada Lani , yang ternyata Lani jijik sama ulat dan langsung berteriak . Melihat kelakuan Lani timbulah ide jailku. Tanpa basa-basi , aku ambil tuhh ulat dari lantai , lalu aku berikan kepada Lani , Lani berteriak ketakutan , lalu aku bertikan lagi kepada teman-teman yaang blain yang ternyata mereka juga jijik , Kelas Heboh.
Matahari kembali menunjukan keperkasaannya hari ini. Setelah mendung dan hujan berhari-hari, sekarang mentari membuat peluh semua orang menetes dengan deras di sekujurb tubuh.Panas siang ini memang sampai menyedot energi . Hingga dengan suasana yng panas masalah sedikit saja dapat membuat hati juga langsung menyala panas. Suasana ramai dan tenag di kelasku tiba-tiba menjadi kacau , ketika terjadi keributaan antara Hendri dn Taufik , hanya gara-gara lelucon kecil , Dani melerai mereka berdua , tapi bukan damai yang di dapat , malah suasana bertambah kacau . Gara-gara Hendri dan Taufik tidak menuruti perkataan Dani . Setelah bebrapa saat suasana mulai mereda . Namun Hendri bawel , terus berbicara pelan , karena meras kesal dan merasa tidaak dihormati , Dani pun marah pada Hendri dan mencetuskan kata-kata kasr dengan suaaraa beratnya . ‘Heh ... Dri loe biasa diem gak ? hargaai gue disini , semua orang di sekolah takut samaa gue !’.
Hendri hanya terdiam , dan membuat Dani semakin memanas dan kesal karewna kelakuan , dan merasa tidak dihargaai dan tidak didengarkan perkataannya . Dani memukul Hendri dan menendang meja belajar yang ada di depannya . Hendri masih tetap terdiam , tidak melawan dengan ekspresinya yang tegaang . Dani langsung menarik kerah baju Hendri dengan tangan kirinya , sedangkan tangan kanannya mengepal siap untuk memukul . Aku berusaha melerainya namun taak bisaa .        “Loe berani samaa gue ?”.   tantangnya. Sembari meludahi wajah Hendri , namun air ludaahnya tidak mengenai Hendri , melainkan mengenai tepat di waajaahku .
“Heyyy.. kalian bisa diaam gak sihh? Inget disini kita tuh sodar , satu keluarga satu kelas , kita harus bisa menjagaa kekompakan dalam segala hal , , dan kalu mau nyelesain masalah bukan kaya gini caranya !!” teriak Lani dengan kencang sembari menangis melihat kejadian itu . Setelah mendengar penuturan kalimat Lani , suasana di kelas mendadak menjadi hening , semua terdiam , ada yang menangis . Suasana menjadi tenang dan kembali melanjutkan beljar.
“kriiiing ... kriiiing ..” bel pulang berbunyi . Aku pulang bersama Rudi.
Rudi adalah sahabatku dari kelas 7 , aku pertama mengenalnya waktu mengikuti  Organisasi di sekolahku , yaitu Osis . Perkenalan yang singkat itu membuahkan sebuah Persahabataan yang sejati , waktu kelas 8 aku satu kelas dengannya , namun pas semester 2 dia di pindahkaan ke kelas yang lain . Dan sekarang aku kembali satu kelas dengannya . Rudi orangnya baik , bawel , jail juga , dan dia mempunyai selera humoris yang tinggi , sama sepertiku .
Sedang asyikknya berjalan , tiba-tiba aku bertemu dengan Marina , yaitu mantan pacarku , aku putus sama dia gara-gara katanya sih dianya mau focus dulu belajar , kata orang tuanya . TApi entahlah itu bener atau bohong , karena aku denger sekarang dia udah punya pacar lagi. Ya inilah cinta cinta di SMP , menginjak masa SMP waktu aku mulai masuk pada masa remaja, dimana rasa ingin tahu hal-hal baru, yang terus menggebu-gebu, pada masa SMP, para anak-anak pun mulai merasakan rasa suka terhadap lawan jenis, meskipun malu-malu untuk mengakuinya , yang selalu disebut cinta monyet .ya cinta yang datang hanya karna perasaan suka, belum melibatkan naluri dan hati… saat pacar menghilang, tidak jadi beban karna cinta yang dirasakan hanya sekedar suka…
Aku hanya tersenyum kala bertemu Marina begitupun dia .
Siangf yang begitu melelahkan , aku pulang ke rumah darisekolah . Aku ingin sekali minum sepuasnya , kerongkonganku sangat kering sejak pagi tadi aku berteriak-teriak di kelas , belum lagi ditambah perkelahian antara Dani , Taufik , dan Hendri .Pusing rasanya . Ketika memasuki rumah keadaan bertambah kacau , saat ibu yang biasanya sudah masak , tapi kali ini tidak ada ditempat . Aku langsung pergi ke kamar , sebelum masuk ke dalam kamar , aku melihat ibuku sedang bermunajat kepada Robbnya ,kini terdiam lagi .bisikan-bisikan yang ia persembahkan sebagai do’atulus pada illahi , ia haturkan dalam untaian kalimat yang indah bermakna . Dan sebagaipenutup , ia ucapkan sebuah kalimat yang mewakili semua do’a . “Robbana atina fiddunya khasanah wafil akhiroti khasanah wa qina adzabannar”. Kemudian saudaraku dating membawa makanan , dan kami makan bersama .
Keesokan harinya aku terbangun dari mimpiku , sinar matahari yang masuk melalui celah jendela terasa menyilaukan . Mataku terasa pedih , dan aku bergegas melaksanakan kewajibanku , dan langsung pergi sekolah .
Dalam tiga bulan sebelum UAN ini aku harus berangkat lebih awal , untuk mengikuti pemantapan . Dan hari ini adalah hari terakhir sekolah mengadakan pemantapan , sebelum dimulainya ujian praktik yang akan dilaksanakan beberapa hari lagi .
Aku kali ini datang tidak terlambat , tapi di kelas hanya baru dating beberapa orang saja , hari ini aku harus bersungguh-sungguh untuk belajar , karena hari ini kemungkinan terakhir belajar di kelas , tapi syukurlah kata wali kelasku ada dua hari lagi untuk kemungkinan belajar di kelas . Tapi bagi anak-anak yang tidak terlalu focus terhadap belajar , mereka hanya santai saja , mereka berangkat dari rumah ke sekolah hanya bermain-main saja . Dan waktu belajar juga dipergunakan hanya untuk nongkrong di WC, dan waktu pulang pun bukan dipergunakan untuk belajar melainkan hanya untuk bermain-main , nongkrong di jalan , bahkan ada yang tawuran , bermusuhan dengan sekolah lain .Membahas anak sekolah yang suka menongkrong di jalan ,aku jadi teringat satu kejadian , yaitu waktu setelah pulang ujian praktik penjas , yaitu renang . Aku ingat sekali kejadiannya , waktu itu aku dan teman-temanku yakni Rudi , Dani , Rika , Ani , Fuji dan Rais pulang renang, naik angkutan umum , sedangkan anak-anak yang lain mereka sudah pulang terlebih dahulu , naik motor , Di tengah perjalanan pulang , di pas perempatan tiba-tiba mobil mendadak membalik arah yang lain . ‘Eh .. kita mau kemana nihh ?’ tanyakku . ‘Tuuh mau nganterin dulu si Rika ‘ jawab salah satu temanku . Mobil terus melaju , ketika hamper sampai tujuan , sebelum Rika sempat turun mendadak di belakang adabeberapaorang yang mengenakan baju putih biru , aku tak tahu itu siapa , mungkin itu anak sekolah lain  . Tiba-tiba salah seorang dari mereka , menarik bajuku dengan tangan kanannya melalui jendela yang sedikit terbuka sambil berkata ‘Heh .., apa lloe ..turun sini ? ‘ mereka terus mengikuti mobil yang aku naiki , karena kesal sang supir memberhentikan mobilnya dan orang yang disampingnya berkata “Heh ..mau ngapain sihh lloe ..?’. “Ekkh .. kami mah ke anak-anak sekolahnya dda ..”. jawabnya .
Supir menancap gas dean mobil pun melaju ,  . “dasar udah tahu kita ini satu Negara , mau pada ngapain coba .?’ Ujar Rudi .  “ekhh kenapa kamu diem aja tadi ?” tanyaku pada Dani .”Ah ggak ah males , capek nni “ jawabnya .”Iyya .. udah tadi disekolah lari=larian , di tambah renang “kata Rudi . “ eh tapi tadi kalau misalnya mereka nyerang , kamu pasti turun ?” tanyaku lagi pada Dani . “Ya .., pastilah ! “.jawabnya . “Emangnya mau apa kalian diinjek-injek sama mereka , “ ujar Rais . “iya atuh , mereka Cuma berani di kandangnya aja “ . ujar Dani .
“ihh ,, ngapain sihh anak=anak itu , bukannya belajar, malah nongkrong dan rebut gak karuan , itu mah bukan pelajar dong namanya “Ujar Ani . “iya , kaya gak berpendidikan aja “ seru Fuji .
“hahahaha…………” semua tertawa .Itulah kelakuan kebanyakan anak-anak jaman sekarang , bukannya belajar tapi malah ngajak ribut sekolah lain .
Di kelas IX-aaku banyak mendapatkan pembelajaran yang tak ternilai harganya . dari sebuah kebersamaan , saling percaya , kekompakan , sahabat yang tulus ,canda tawa , pokoknya banyak ddeh .. meskipun selalu ada sedikit permasalahan tapi kamibisa menyelesaikannya dengan cukup baik . Di kelas IX-a juga banyak macam karakter dari yang pendiem , baik , sampe jail , dan bawelpu  ada . Thank IX-a.
Tinggalmenghitung hari lagi kita akan berpisah teman-teman , tak ingin rasanya ku berpisah dengan kalian , tapi  ini semua harus terjadi , karena ini juga demi masa depan kita .Gak rela tinggalin semua masa-masa yang pernah kita lalui bersama . Mungkin semuanya hanya akan menjadi kenangan yang gak akan terlupakan , bagiku . Sumpah sangat berat bila ingin berpisah sama kalian , namun inilah saat-saat yang kita tunggu , untuk menuju masa depan masing-masing , yaitu meninggalkan masa putih biru dan memulai dengan masa putih abu-abu . ,tapi gak rela juga mau meninggalkan masa putih biru ini  yang penuh dengan pengalaman , hanya ucap maaf dan terima kasih yang bisa ku berikan kepada kalian , maaf bila, selama ini aku punya banyak salah sama kalian , dan terima kasih karena selama ini kalian sudah mau berteman dengan ku , dan baik terhadapku . Aku janji tidak akan masa putih biru ini , dan tidak akan melupakan kalian , aku akan tetap menjadi teman kalian , walaupun mungkin kita tidak satu sekolah lagi ,.tapi satu pesanku , ‘JANGAN PERNAH MELUPAKAN TEMAN LAMAMU JIKA SUATU SAAT KALAIN MENDAPATKAN TEMAN YANG BARU !’. aku berharap kita masih bisa bertemu dengan mengenakan seragam putih abu .  AMIN ….
I LOVE YOU ALL .


Sekian

Selasa, 13 Maret 2012

Rencana Tak Terduga


Libur sekolah yang panjang membuatku kesal,dan
Yang jelas membuatku kangen akan teman-teman dekatku.Tapi aku malu untuk mengakuinya,karena aku takun ternyata teman-temanku tidak kangen terhadapku.Tapi apa daya ,mereka sendiri waktu sebelim libur membuat perjanjian ‘Pokoknya selama liburan ini kita gak usah ketemu-ketemu dulu deh,bosen.Belajar pisah dulu,soalnya kita gak bakal terus sama-sama sampai tua.Lagipula biar pas masuk sekolah ada gregetnya’.Itu janji yang diucapkan Ridwan,yang juga disetujui oleh teman-teman yang lain,termasuk aku.TApi janji itu bagiku sekarang terasa menyiksa ,soalnya diliburan ini aku bener-bener gak ada kerjaan,paling juga Nonton Tv,dengerin music,dan tiduran.Aku pengen banget main ke rumah Peri.Lama-lama aku bosen juga hanya diam di rumah.Kangen sama temen-temen sudah gak bias dibendung lagi.
Sore itu aku mengayuh sepeda pergike rumah Ridwan,sesampainya di rumahnya ,ternyata Ridwan tidak ada di rumahnya.
MAlam haripun tiba dan aku dengan rasa kantukku tertidur diranjang tempat tidurku.Aku bermimpi dijemput teman-teman ,memang kalau sedang hari libur atau hari minggu ,aku dan teman-teman suka main ke Cipanas untuk bermain di Rumah temanku yang ada disana.Keluarganya sangat baik dan ramah terhadap kami,maka dari itu kami sering main ke sana.
Aku terbangun dari tidurku,sekitar jam 7 pagi ,aku langsung mandi dan bersiap pergi ke Cipanas.Aku gak bias menahan rasa rinduku lagi,dan untuk melupakan itu aku merasa perlu untuk pergi ke Cipanas.Sebetulnya menurut perjanjian yang dikemukakan olleh Ridwan,diantara kami tidak boleh ada yang pergi ke Cipanas sendirian tanpa mengajak teman-teman yag lain.YA terus terang aja, sebenarnya aku mau tegar,dan berjiwa  besar menghadapi semuanya,aku mau seperti teman-teman yang lain yang bias tidak ketergantungan pada orang lain ,yang bias pisah sama orang-orang yang pernah dekat dengannya..
Perasaanku deg-degan ketika hamper sampai di rumah temanku,sampai ditujuan ada rasa berdosa menghianati janji,tapi akhirnya dengan rasa yang campur aduk dalan benakku,aku muncul di depan rumah temanku.kebetulan sekali dia sedang berada di teras rumahnya,sehingga aku memberanikan diri untuk menemuinya.
‘Hy.., bagaimana keadaanmu ? dan juga keluargamu ?’tanyaku.
‘Allhamdzuylillah baik…’jawabnya.
…ternyata tanpa aku duga didalam rumah itu ada Ridwan,Dani,Syamsul dan Peri sedang asyik bermain PS.
‘Ternyata dalam hal melanggar janjipun kita nasih kompak ya ….’Ujar Peri.
‘Kalian Curang ! kesini koq gak ajak-ajak aku ?’
‘Lho kita pergi sendiri-sendiri,pertama yang dating Ridwanmlalu Peri,lalu Syamsul,kemusia aku ,dan ternyata kamu dating juga,,,’ jawab Peri.
‘Aku juga gak nyangka kita semua bias berkumpul ,tanpa disenagaja , dan tanpa direncanakan pula’  kata Syamsul.
Ternyata janji-janji yang kami buat tak mampu menahan keinginan kami untuk selalu tetap bertemu.


Selasa, 06 Maret 2012

Ketika Rasa Itu Hadir



      Sorak-sorai anak-anak masih terdengar dikeheningan malam, waktu orang-orang tertidur lelap.Malam ini adalah malam pentas seni di sekolahku,ini adalah momen yang sangat menyenangkan bagiku karena aku bias bersama-sama teman-teman di sekelilingku.Pentas seni malam ini sangat menyenangkan , satu per satu kelompok di panggil untuk menampilkan kreasinya,ada yang bernyanyi,menari, dan bermain alat musik , begitupun dengan kelompokku . kami telah menyiapkan diri untuk tampil,dan kamipun tampil.Kami membawakan sebuah lagu yang berjudul ‘TINGGAL KENANGAN ‘. Seorang memainkan gitar,ketua kelompokku bersama yang lainnya bernyanyi sedangkan aku bersama Novi berdansa.Kami membawakannya dengan kompak dan penuh perasaan. Seakan aku tak merasakan ada seseorang yang selalu memerhatikanku.
   Malampun semakin larut ,hingga malam pentas berakhir.Rasa kantuk mulai menghampiri semua orang ,dan kami disuruh untuk tidur .Belum sempat ku tertidur dengan lelap ,kamipun dibangunkan kembali oleh panitia dan disuruh berkumpul dilapangan .Bayangkan malam larut seperti ini diwaktu semua orang tertidur tetapi kami malah disuruh untuk mencari sesuatu ditengah keheningan malam.
‘………………………………’  ketegangan muncul saat mereka mendengar suara aneh ,semua anak-anak berlari ,karena ketakutan dan aku juga ikut berlari.Namun salah seorang dari kami menghilang entah kemana, kami mencari dia kemana-mana mulai dari ruangan-ruangan kelas ,kantin sekolah,wc ,hingga ke sudut-sudut sekolah.Setelah beberapa lama mencarinya ,ternyata dia sedang duduk menyendiri bawah pohon rambutan depan ruang guru.Setelah kejadian itu kami disuruh untuk tidur kembali.
***
Semua orang sudah bangun dan mengantri untuk berwudhu,sambil menunggu antrian aku ngobrol dengan Rudi tentang kejadian semalam. ‘HEY… CEPAT WUDHU JANGAN NGOBROL TERUS!!!’. Tiba-tiba suara berat salah satu panitia mengagetkanku.
Setelah berwudhu dan melaksanakan shalat subuh , aku mendengarkan ceramah dari Bapak.Jajang ,salah satu guru di sekolahku.Setelah itu aku berolahraga di lapangan bersama yang lain dan setelahnya aku8 sarapan.
Dan inilah momen-momen yang sangat aku tidak mengharapkannya untuk hadir, momen-momenyang paling aku benci ,ketika aku harus berpisah , setelah melewati kebersamaan , kekompakian,kesabaran ketika dimarahi oleh panitia , semua itu harus aku tinggal begitu saja. Dan upacara penutupan acara itu dimulai,sertelah itu kami pulang ke rumah masing-masing.
***
Beberapa bulan ini, ada satu perasaaan yang berkecamuk dalam diriku. Perasaan yang terkadang hadir diwaktu-waktu yang kurang tepat. Perasaan yang ingin sekali aku membuangnya jauh-jauh dari hati ini, tapi selalu saja gagal. Semakin kuat aku ingin menyingkirkannya, semakin erat ia mencengkramnya,dan membuat hati ini sesak, yang aku sendiri tak mampu untuk menahanya. Biasanya kalau ia telah hadir menghampiriku, aku hanya bisa pasrah, berharap dia akan segera hilang. Dan aku lebih suka menyendiri menikmati rasa itu, karena biasanya aku tak lagi focus dengan keadaan sekitarku, tak lagi asik untuk diajak bicara, tak lagi bisa menikmati suasana diseklilingku.
Perasaan rindu ingin bertemu dengan seseorang yang hingga kini belum bisa aku realisasikan. Perasaan kesal karena aku harus berpisah dengan seseorang. Perasaan bersalah karena aku telah membuat hati orang tersebut terluka. Semua perasaan itu bercampur baur menjadi satu dan melekat erat direlung hati ini.
Rasa ini hadir ketika aku mencintai Maya ,namun rasa itu aku kubur dalam-dalam , karena keberadaanku yang salah, Maya adalah kekasih Rudi sahabatku.Aku tak mungkin merusak persahabatanku hanya demi seorang wanita.Hingga pada suatu waktu , hal yang tak pernah aku harapkan terjadi ,hubungan Rudi dan Maya ,mulai retak dan akhirnya mereka berdua putus .,tanpa aku tahu sebabnya.
Mungkin ini adalah kesempatan bagiku, untuk bias mencintai Maya ,namun disisi lain dia adalah mantan dari sahabatku ……’  tiba-tiba langkah seseorang membuyarkan lamunanku,ternyata dia adalah ibuku yang menyuruhku untuk segera tidur.
Keesokan harinya bersekolah seperti biasanya,dan menyaksikan hal yang sudah terbiasa juga , semenjak Rudi dan Maya putus ,mereka selalu saling mengejek satu sama lain . Tapi meski begitu hubunganku dengan Rudi baik-baik saja , begitupun dengan Maya .
Aku tak bisa terus menahan perasaan ini ,rasa cuntuk menyayangi Maya.Dan akupun memaksakan untuk mengungkapkannya kepada Maya.
‘Hy … May aku mau ngomong sama kamu?’ Ngomong apa sok aja ‘ jawabnya. ‘Gini , akukan udah kenal  cukup lama dan akupun udah nyimpen perasaan ini udah lama , tak bisa aku ungkiri bahwa aku suka sama kamu , aku saying sama kamu ‘ jelasku.   ‘Hmmm,,, kenapa kamu baru ngungkapinnya sekarang ,aku juga sebenarnya suka dan sayang sama kamu , aku itu berharap kamu ngungkapin perasaan ini dari dulu , kamu inget gak waktu malam pentas seni ,jujur aku sakit banget ngeliat kamu dansa sama orang lain , bahkan aku sampe nangis, terus kenapa waktu itu kamu malah jadian sama si Aini ???’ jelasnya panjang lebar. ‘ Ya.. aku ngerti , maaf kalo aku baru ngungkapinnya sekarang , yak arena aku juga berada diposisi yang sangat membingungkan , disatu sisi aku suka sama kamu ,dan disisi lain aku juga gak enak , karena kamu pacar si Rudi yang juga sahabatku  baikku,jadi aku bingung aku harus bagaimana , sekarang aku yang bertanya kenapa kamu juga malah jadian sama Rudi ?’jelasku.  Aku dan Maya terdiam . Aku masih berfikir keras akan mana yang harus ku pilih Persahabatan atau Cinta????.
***


Allahu Akbar Allahu Akbar
Seru adzan berkumandang memanggil umat muslim untuk segera melaksanakan kewajibannya . Aku bergegas mengambil air wudhudan melaksanakan sembahyang.Setelah itu aku berdo’a kepada sang Khaliq , agar dapat menyelesaikan permasalan dalam kehidupanku , dan Ya terlepas dari sebuah permasalahan dihadapkan pada sebuah permasalahan lain ,inilah kehidupan silih bergantinya permasalahan membuat seseorang menjadi lebih dewasa , membuat sebuah problema baru yang datang bukan lagi dianggap sebagai pengerdil harapan , namun dianggap sebagai sebuah tantangan.
***
Semakin akrab aku dengan Maya , semakin memaksaku untuk kembali menyayanginya , namun aku kembali berfikir aku hanya menjadi pelantara antara Dia dan Rudi.Semakin hari semakin kuat rasa itu perasaan itu hadir , meskipun sudah tahu jawaban yang diberikan Maya terhadap Rudi . Namun aku menahan perasaan ini untuk yang kesekian kalinya , meski aku tak sanggup untuk menahannya . Tapi aku lakukan demi utuhnya sebuah persahabatan .
Sudah beberapa hari ini,setelah bel istirahat aku suka bersama Maya untuk bercakap berdua, tapi disitu selalu ada Nesha teman Maya .
Nesha nama yang berarti Murni ,yang juga menjadikan hatiku murni , bisa melupakan bayangan Maya yang selama ini terus mampir dalam hatiku.Namun Nesha sikapnya masih agak keanak-anakan namun itulah yang menjadi cirri khanya,yang membuat aku Respon terhadapnya . Seseorang yang selalu bersih keras untuk meminta maaf , jika melakukan kesalahan meskipun kesalahan yang diperbuatnya sedikit.
‘Sombong ihhh ………….’ Sapa Maya.
‘APA MUNGKIN AKU ……………………..’


To be continue.......